Akibat Miras, Jimry Diduga Dianiaya dengan Teko Beling

Akibat Miras, Jimry Diduga Dianiaya dengan Teko Beling

KlikTOMOHON – Dugaan tindak pidana penganiayaan kembali terjadi di Desa Ranotongkor, Kecamatan Tombariri Timur, Selasa (9/7/2019) kemarin.

banner

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/338/VII/2019/Res-Tomohon tertanggal 8 Juli 2019, kejadian bermula saat korban yang diketahui bernama Jimry Muaya, bersama rekannya Naldy Kotulus sedang menggelar pesta miras di warung rumah Keluarga Wisye-Wagey, pada Minggu (7/7/2019) malam.

Tak lama kemudian, datang terduga pelaku CP alias Covan dan IP alias Ifan beserta rekan-rekannya. Saat itu, Covan yang sudah dalam kondisi mabuk, sengaja menumpahkan miras ke bagian kepala Naldy, teman korban.

Melihat kejadian itu, Jimry merasa tidak senang dan langsung memukul Covan, sehingga perkelahian antara keduanya tak terhindarkan.

Sementara itu, Ifan merasa tidak senang terhadap perlakuan Jimry, dan mengambil teko beling yang ada di meja. Teko beling itu pun langsung dipukulkan ke kepala bagian belakang Jimry hingga pecah. Adapun pecahan tersebut mengenai leher bagian belakang kanan sehingga menyebabkan luka robek lima jahitan di bagian leher belakang kanan korban.

Saat menerima laporan tersebut, tim URC Totosik yang dipimpin Komandan Tim Bripka Yanny Watung langsung mencari dan mengamankan tersangka penganiayaan secara bersama-sama, di Desa Ranotongkor jaga IV, Kecamatan Tombariri Timur.

Kapolres lewat kasubag Humas Polres Tomohon Jhony Kreysen membenarkan laporan tersebut. “Pelaku sudah ditangkap,” ujarnya.

(Vikni Samadi)

Baca Juga :  Kajari Tomohon Lantik 2 Pejabat Struktural
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply