Evakuasi Korban Longsor Bakan Dihentikan, Ini Statement Resmi JRBM

Evakuasi Korban Longsor Bakan Dihentikan, Ini Statement Resmi JRBM
Proses pencarian korban longsor di pertambangan ilegal di Desa Bakan. (Sumber: BPBD Bolmong)

KlikSULUT – Proses evakuasi korban longsor penambang tanpa izin di Bakan, Bolmong resmi dihentikan. Diberhentikannya evakuasi itu disampaikan langsung Direktur Operasi Basarnas Budi Purnama, saat konferensi pers pada Kamis (7/11/2019) lalu, di Bakan.

Terkait hal itu, PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) ikut angkat suara. Melalui press release yang diterima KlikNews pada Senin (11/3/2019) pagi, PT JRBM memberikan beberapa pernyataan penting, yaitu:

  1. JRBM dari hati yang paling dalam turut berduka cita atas timbulnya korban jiwa dan luka.
  2. JRBM telah berupaya secara maksimal untuk membantu melakukan penyelamatan korban longsor dengan upaya sebagai berikut:
  • Mengirimkan tim penyelamat dan dukungan personel untuk membantu tim evakuasi dan kegiatan pendukung lainnya.
  • Mengirimkan alat berat yaitu 2 unit excavator, 1 unit long arm dan 1 unit dozer
  • Kendaraan LV dan Bus untuk angkatan pasukan pengamanan dan Tim SAR serta media
  • Bantuan konsumsi dan akomodasi untuk anggota Basarnas dan Tim SAR gabungan
  • Membuka akses untuk setiap tamu yang berkepentingan dalam penanganan musibah ini
  • Memberikan bantuan bahan bakar minyak untuk transportasi dan penerangan


3. Dalam melaksanakan kegiatan pertambangan, JRBM mengikuti kaidah-kaidah keselamatan pertambangan dan perlindungan lingkungan yang berlaku dan diatur oleh pemerintah. Kegiatan operasi JRBM dilakukan dalam wilayah kerja sesuai Studi Kelayakan, AMDAL dan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya yang telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

4. Dalam menjalankan kegiatan operasi, PT JRBM melakukan koordinasi dan diawasi oleh instansi terkait sesuai ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku. Untuk kegiatan peledakan, PT JRBM mempunyai Persetujuan Pemerintah dan Standart Operasi Prosedur yang disusun sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku dan juga dalam pelaksanaannya, PT JRBM diawasi dan didampingi oleh instansi Kepolisian.

5. Wilayah yang selama ini dijadikan sebagai lokasi penambangan tanpa izin tersebut merupakan lokasi Areal Penggunaan Lahan (APL) yang berada di wilayah konsesi PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM). Wilayah tersebut berada di luar di site operasi JRBM.

6. Terkait aktivitas penambangan tanpa izin di wilayah Kontrak Karya, JRBM telah melaporkan kepada pemerintah dan aparat penegak hukum sejak tahun 2016 sampai dengan awal tahun 2019. Selama ini telah dilakukan beberapa kali kegiatan penertiban oleh aparat Kepolisiam terhadap penambangan tanpa izin, namun penambang tanpa izin kembali melakukan aktivitas penambangan pasca operasi penertiban tersebut.

7. Kegiatan para penambang tanpa izin menggunakan bahan kimia berbahaya seperti sianida, dimana limbah hasil penggunaan bahan kimia berbahaya tersebut tidak dikelola dengan baik, sehingga secara akumulasi akan berdampak terhadap pencemaran lingkungan.

Baca Juga :  Hadiri Penyuluhan PTSL, Dondokambey: Masih Banyak Warga Minahasa yang Belum Miliki Surat Tanah

8. Kejadian longsor lubang tambang PETI ini telah mengakibatkan korban jiwa karena mengabaikan aspek keselamatan, kesehatan dan lingkungan kerja. Kejadian hari ini bukan yang pertama kali, pada tanggal 4 Juni 2018 juga terjadi longsor dan 5 orang penambang tanpa izin meninggal dunia. Karena itu, agar dampak-dampak negatif ini tidak terulang kembali, maka kami mendorong Pemerintah untuk dapat mengambil sikap tegas untuk menertibkan penambang tanpa izin tersebut. Pada Agustus 2018 silam, Polisi telah secara resmi menyatakan bahwa kawasan penambangan tanpa izin di Bakan telah ditutup, walaupun masih muncul aktivitas penambangan bahkan dalam jumlah besar.

9. Kita semua berlindung kepada Tuhan YME agar kejadian ini tidak terulang kembali dan tidak perlu jatuh korban dengan aktivitas membahayakan keselamatan jiwa dan Lingkungan hidup.


(Lipsus/Sahril Kadir)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply