Sulut Masih Butuh 1.000 Guru

Sulut Masih Butuh 1.000 Guru
Kepala Badan Kepegawaian Sulut Femmy Suluh. (Sumber: KlikNews)

KlikSULUT – Kebutuhan terhadap tenaga guru di Sulawesi Utara (Sulut) ternyata masih cukup tinggi. Buktinya, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut membutuhkan 1.000 guru untuk mengajar di seluruh wilayah bumi nyiur melambai.

Meski demikian, sebagaimana diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulut Femmy Suluh, saat mengikuti Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi I DPRD Sulut pada Rabu (30/1/2019) kemarin, berbagai upaya sudah dilakukan pemprov agar kebutuhan ini terpenuhi.


Dia mengungkapkan, salah satu upaya yang tengah digenjot adalah dengan menerima guru tenaga harian lepas. “Kebijakan ini akan dilanjutkan dengan adanya program Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” ungkap Suluh.


Menurut dia, PPPK nantinya bisa memenuhi kuota guru yang dibutuhkan pemerinta. “Adanya program tersebut bisa memenuhi kuota guru, termasuk adanya kebijakan Kementerian Pendidikan mengenai tidak akan memberlakukan lagi guru honorer di tahun 2023,” kata dia lagi.


Selain itu, upaya pemenuhan kuota guru juga sudah dilakukan pada penerimaan CPNS tahun 2018 kemarin. “Penerimaan CPNS tahun 2018 kemarin didominasi oleh tenaga pengajar. Dari 384 ASN yang diterima, ada 325 tenaga pengajar yang diakomodir. Rencananya tanggal 1 Maret 2019 mereka akan menerima NIK,” terangnya.


Dia menambahkan, saat ini Pemerintah Pusat sedang menggaungkan program PPPK. Rencananya program ini akan dilaksanakan tahun ini. Sayangnya, kata dia, belum ada kuota kebutuhan SDM untuk program tersebut.


“SDM yang boleh ikut serta dalam penyeleksian nantinya berusia minimal 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum usia pensiun. Sejauh ini kami masih menunggu penetapan kuota dari Kemenpan-RB. Saya berharap kuota secepatnya akan disampaikan oleh Kementerian,” tegasnya.


(Rifa Datunugu)

Baca Juga :  Kagama dan Forward Sulut Gelar Penanaman Pohon Besok
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan