800 Ribu Berita Hoax Beredar di Medsos Setiap Hari

800 Ribu Berita Hoax Beredar di Medsos Setiap Hari
Para pembicara. (Sumber: KlikNews)

KlikSULUT – Penyebaran berita bohong atau hoax di media sosial ternyata cukup tinggi. Data yang ada pada kepolisian menyebutkan, setiap hari ada 800 ribu berita hoax beredar di berbagai media sosial (Medsos).

 

Bahkan, terhitung ada 120 juta berita hoax yang beredar setiap bulan. Hal itu dibeberkan Kepala Sub Direktorat Cyber Crime Polda Sulut, saat acara Literasi Media Edukasi Bicara Baik dan Bijak bermedia sosial, yang digelar Divisi Humas Polri di Hotel Gran Puri Manado, Kamis (22/11/2018).

 

Tingginya angka tersebut, lanjut dia, disebabkan media sosial sering disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu untuk menyebarkan hoax.

 

Dia juga menjelaskan bahwa setiap tahun ada 100 laporan yang didominasi oleh laporan pencemaran nama baik, masuk di kepolisian. “Saya sudah dua tahun lebih melaksanakan tugas di sana, ada sekitar 900 kasus hoax yang masuk, dan paling banyak didominasi oleh pencemaran nama baik,” terang Permadi.

 

“Untuk media sosial, kalau untuk Sulawesi Utara, 54 persen itu masih menggunakan facebook (fb), dan di media sosial tersebut di Sulawesi Utara, ada beberapa grup fb yang follower-nya berada di atas 300 ribu follower, seperti Grup Manguni 123, Tim Paniki Polresta Manado, kemudian ada grup Berita Bitung,” jelasnya.

 

Dia menambahkan, grup-grup tersebut tidak memiliki admin atau grup bodong dan mengatasnamakan pihak kepolisian. “Hampir setiap hari postingan di grup itu berbau SARA, saling menghina antaragama hingga membuat pengguna fb merasa tidak nyaman lagi,” tutur dia.

 

“Untuk itulah kita harus bijak dalam menggunakan media sosial. Sebelum menyebarkan suatu berita yang belum jelas kebenarannya, ada baiknya kita kroscek dulu, kita baca, baru kemudian kita share,” pungkasnya.

Baca Juga :  Grup Facebook Tim Paniki Polresta Manado Bakal Ditutup

 

Kegiatan tersebut juga ikut menghadirkan pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, yakni Dinas Kominfo, dan undangan lainnya, seperti mahasiswa, siswa, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya.

 

Acara juga diisi tanya jawab, antara nara sumber dan peserta, kemudian diisi game online yang berisi tentang materi yang dipaparkan oleh nara sumber.

 

(Rifa Datunugu)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply