Ini Usulan Tim 7 dalam Perumusan Regulasi Pengganti PM 108

Ini Usulan Tim 7 dalam Perumusan Regulasi Pengganti PM 108
Ilustrasi. (Foto: SINDONews)

KlikSULUT – Sebanyak tujuh perwakilan organisasi dan komunitas pengemudi daring (Tim 7) ikut terlibat dalam proses perumusan regulasi pengganti Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Nomor 108 tahun 2017, bersama stakeholder lainnya, sejak Selasa (30/10/2018) kemarin.

 

Bahkan terinformasi, Tim 7 yang terdiri dari Christiansen Wagey, Sulistyo Rahardjo, Fahmi Maharaja, Rantoni, Dedi, Jaha Nababan, dan Robert Kairupan, pada Rabu (31/10/2018) hari ini sedang mengikuti Fokus Group Discussion (FGD) tentang perumusan regulasi pengganti PM 108 itu.

 

Lantas apa saja yang akan menjadi usulan mereka dalam regulasi tersebut? Berikut hasil wawancara KlikNews dengan salah satu personel Tim 7 pengemudi daring Christiansen Wagey, via WhatsApp, Rabu (31/10/2018) pagi.

 

Menurut Christiansen, mereka akan mengusulkan agar badan usaha perseorangan, lembaga pengawas dari semua stakeholder, dan sebagainya, harus diakomodir dalam regulasi pengganti tersebut. “Yang pasti pasal-pasal yang sudah dicabut oleh MA tidak akan dimasukkan lagi,” terangnya.

 

Kalau pasal-pasal yang sudah dicabut MA dimasukkan lagi, lanjut dia, maka pasti bila diuji materi, akan dicabut lagi. “Yang pasti usulan Tim 7 membawa aspirasi driver online,” sambungnya.

 

Dia menambahkan, mereka juga akan mengusulkan agar regulasi pengganti nanti bukan lagi sebagai Peraturan Menteri, tetapi Peraturan Presiden. “karena belajar dari pengalaman bahwa dengan Peraturan Menteri saja tidak cukup untuk mengakomodir keberadaan taksi online,” tandasnya.

 

(Sahril Kadir)

Baca Juga :  Sebuah Catatan Ringan Korda ICI Sulut dari Barcelona
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply