Menerka Arah Langkah Politik GSVL

Menerka Arah Langkah Politik GSVL
Wali Kota Manado Vicky Lumentut. (Foto: Nyiur Times)

LANGKAH politik Vicky Lumentut (GSVL) yang pindah partai dari Partai Demokrat ke Partai Nasdem, hingga saat ini, masih menjadi cerita yang menarik diperbincangkan. Sebab, kepindahan tersebut disebut-sebut dilakukan secara mendadak. Selain itu, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang keluar dari mulutnya secara langsung terkait alasan pindah partai itu.

 

Video penjaketan GSVL memang cukup mengejutkan. Tak ada yang menduga langkah politik itu dilakukan secara mendadak. Apalagi risikonya berupa pemecatan secara tidak hormat dari Partai Demokrat, yang berarti mencoreng karir politiknya.

 

Tidak hanya itu, GSVL selama ini dikenal sebagai orang yang memiliki visi yang jelas dalam setiap tindak tanduknya. Bahkan sejumlah orang yang cukup lama mengenalnya sangat tahu benar bahwa dia selalu berhitung panjang saat akan mengambil keputusan penting dalam hidupnya. Tidak tergesa-gesa dan sembarangan.

 

Visinya yang sangat dalam dan jelas telah membuatnya merasakan keberhasilan, entah saat masih berstatus birokrat hingga menjadi politisi. Mungkin terdengar bombastis, tapi seperti itulah kenyataannya.

 

Meminjam istilah pengamat politik dan pemerintahan Mahyudin Damis, “Jaket lama yang dikenakan GSVL sudah kekecilan”. Sehingga sudah saatnya mengganti jaket itu dengan yang baru, dan terasa lebih aman dan nyaman. Jika tetap mempertahankan jaket yang lama, penampilan GSVL akan jadi sangat tidak baik, tidak asyik dipandang mata.

 

Atas dasar itulah, kita mungkin juga harus mengamati keputusan yang diambil itu dari aspek lain. Keputusan yang diambil GSVL sebenarnya bisa dijadikan test case terhadap pengaruhnya pada dunia politik Sulawesi Utara. Ya, ramai atau tidaknya pembicaraan tentangnya tentu saja bisa jadi ukuran sederhana.

 

Bagaimana pula respon para politisi Sulawesi Utara pascakepindahan tersebut, kemungkinan pula sedang dalam pantauannya untuk turut dijadikan ukuran penentu langkah politik berikutnya.

Baca Juga :  Partai Republik Jadi Calon Peserta Pemilu 2019. Ini Profilnya

 

Hal ini pula bisa dijadikan alat ukur baginya untuk mengukur militansi dari setiap pendukungnya. Apakah mereka hanya mendukung saat dirinya berada di pucuk pimpinan suatu partai ataukah tidak. Perlu diingat, Pilkada 2020 sudah semakin dekat.

 

Di akhir catatan ini, kita hanya bisa menerka-nerka apa motivasi dan alasan GSVL. Ya, hanya GSVL dan Tuhan yang Tahu.

Wallahu a’lam.

 

(***)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply