Menunggak Iuran, BPJS-KTK Panggil 150 Perusahaan

Menunggak Iuran, BPJS-KTK Panggil 150 Perusahaan
Suasana kegiatan edukasi kepatuhan. (Foto: KlikNews)

KlikSULUT – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-KTK) Sulawesi Utara (Sulut) ternyata telah melakukan pemanggilan terhadap perusahaan yang diduga memiliki piutang iuran BPJS-KTK.

 

Hal itu diungkapkan Kepala BPJS-KTK Sulut Tri Candra, usai kegiatan Edukasi Dan Kepatuhan Jaminan sosial Ketenagakerjaan oleh tim pengawasan terpadu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulut, Selasa (7/8/2018) kemarin.

 

Sayangnya, hanya sekira 50 persen yang bisa hadir. Padahal, lanjut dia, piutang iuran itu mengakibatkan tenaga kerja perusahaan-perusahaan itu belum didaftarkan sebagai peserta BPJS-KTK.

 

“Dalam proses pemanggilan ini, nantinya kami ada penyelesaian secara komitmen dari masing-masing perusahaan maupun perwakilan perusahaan untuk segera memenuhi hak pekerja yang sudah terdaftar sampai hari ini,” terangnya.

 

“Untuk perusahaan yang belum hadir , terkait dengan kepatuhan maka kami bersama dengan Dinas Tenaga Kerja akan turun langsung ke lapangan dan akan melakukan evaluasi bagi perusahaan yang belum menyelesaikan kewajibannya terhadap pekerja,” tegasnya.

 

Dia menegaskan, BPJS akan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan yang lalai. “Tapi itu setelah dilalui dengan proses investigasi, apa karena lalai atau memang disengaja, untuk sanksi bagi perusahaan menunggak tentu jelas dendanya harus dibayar,” ungkapnya.

 

Diketahui, total piutang perusahaan yang hadir saat edukasi kepatuhan tersebut berjumlah Rp4 miliar dari total 175 perusahaan. “Akumulasi piutang tersebut sudah dari tahun 2015, 2016, 2017,” sambungnya.

 

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sulut Erny Tumundo mengatakan, pemerintah daerah tetap memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja dengan memberikan pembinaan kepada perusahaan, agar mengikutsertakan pekerjanya di BPJS-KTK dan BPJS Kesehatan. “Kami berharap semua tenaga kerja dilindungi kesejahteraannya menjadi perhatian utama juga dari pemberi kerja,” jelasnya.

 

Baca Juga :  888 Pelajar Kota Tomohon Pecahkan Rekor Muri Merangkai Bunga

 

“Dan untuk BPJS Ketenagakerjaan, memang kegiatan edukasi kali ini kami lakukan untuk bagaiamana kita akan melakukan pemanggilan bagi perusahaan yang tidak patuh,” pungkasnya.

 

(Rifa Datunugu)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply