Hari ini 20.458 Pelsus GMIM Bakal Terpilih

Hari ini 20.458 Pelsus GMIM Bakal Terpilih

KlikMANADO – Masa periodesasi Pelayan Khusus (Pelsus) Penatua-Syamas Kolom se-Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) kembali memasuki babak baru.

 

Diketahui, saat ini organisasi gereja terbesar di Sulut ini memiliki 951 Jemaat yang tersebar di Wilayah Manado, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Minahasa Tenggara, Bitung dan Tomohon yang di dalamnya terdapat 10.229 Kolom.

 

Sesuai dengan jadwal yang ditetapkan Badan Pekerja Sinode (BPS) GMIM yang berkantor pusat di Kota Tomohon, Jumat (13/10) hari ini akan secara serempak anggota jemaat memilih para Pelsus di masing-masing Kolom.

 

Dari pantauan KlikNews, para panitia pemilihan pelsus kolom yang telah ditunjuk oleh Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Petra Sawangan Tombulu Wilayah Kembes telah menyalurkan undangan pemilihan calon Syamas dan calon Penatua.

 

Pun sejumlah rumah jemaat yang ditunjuk menjadi tempat pemilihan mulai berkemas. Begitu pula dengan pantauan wartawan di jemaat-jemaat lainnya.

 

Namun, pemilihan pelsus ini pun mendapat tanggapan beragam. Yang paling mencolok, terkait petunjuk pelaksanaan (Juklak) pemilihan yang dikeluarkan BPS GMIM.

 

Dari 12 syarat menjadi Pelsus, ada beberapa poin yang dinilai mengganjal langkah warga GMIM untuk dipilih, seperti yang tertuang pada poin ke 5 yang tertulis “Tidak berperilaku penjudi, pemabuk, baku piara, melakukan perzinahan, LGBT (lesbian, gay biseksual, transgender) dan cerai hidup”.

 

Inti poin ini pun menjadi hangat diperbincangan. Sejumlah warga GMIM secara terang-terangan menuangkannya pada status media sosial.

 

“Siapun yang dipilih hari ini, torang percaya Tuhan Yesus so ator samua itu… dan semoga memang sesuai deng torang pe pembuat aturan pe ‘Mau’.. Saat poin kelimaa jadi syarat yang menjegal banyak ‘hati’ untuk melayani, nantilah Tuhan yang melihat hati… Selamat memilih bagi semua warga GMIM!,” tulis pemilik akun facebook Maria Fabiola Wolajan.

Baca Juga :  Pelsus Jemaat GMIM Solagratia Raraatean Tompaso Baru Satu Dilantik

 

Begitupun sejumlah akun fb lainnya yang terpantau di grup fb Transformasi GMIM yang memiliki 20.681 anggota. “Bila juklak (cerai hidup) harga mati maka GMIM dilarang mengangkat bahan bacaan tentang daud, salomo tentang abraham,” tulis Allan Zero Umboh.

 

“‘Cerai Hidup’ adalah aturan yg memasung umat Tuhan. ..katanya berlandaskan Alkitabia ? Kiapa dang pdt berani memberkati orang yg pernah cerai hidup ? Kan pernikahan itu suci di mata Tuhan ? Pembuat aturan so talalu pande stouuuu kang…sampe so nyanda tako .ketjem,ketwil…lebe tako ketua SINODE …πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚Rip …justice.” Tommy Rogi.

 

Tapi, tidak sedikit pula sejumlah akun fb lainnya yang mengajak dan memberikan tanggapan positif pemilihan Pelsus GMIM. “Mari kita berdoa bersama untuk pemilihan pelayan khusus GMIM hari ini. Roh Kudus kiranya menyertai πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡,” tulis pemilik akun Peggy Adeline Mekel.

 

“Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati. (Samuel 16:7b). Selamat memilih Penatua dan Syamas untuk Warga Sidi Jemaat GMIM. Pilihlah sesuai dengan hati nurani. Karna di atas Juklak masih ada Tata Gereja, di atas Tata Gereja masih ada Alkitab dan Firman yang hidup adalah Tuhan. Tuhan melihat Hati, bukan apa yang di depan mata. #GMIM,” tulis pemilik akun Arther Wuwung.

 

Dari data yang berhasil dihimpun, diketahui dari 951 jemaat dan 10.229 kolom yang ada, warga GMIM akan memilih Pelsus Syamas dan Penatua, jika dikalikan dua jumlah kolom, 20.458 Pelsus bakal dipilih.

 

Selang dua hari kemudian tepatnya Minggu (15/10) nanti, dijadwalkan pemilihan Pelsus BIPRA (Bapa, Ibu, Pemuda, Remaja dan Anak) di masing-masing jemaat. Dari total 951 jemaat, jika di kali 5 bakal terpilih 4.755 Penatua BIPRA.
Untuk total keseluruhan Pelsus Kolom 20.458 orang ditambah Pelsus BIPRA 4.755 orang, berarti warga bakal memilih 25.213 Pelsus se-Sinode GMIM.

Baca Juga :  Tusuk Gabriel Pakai Kunci Motor, Boy Harus Berurusan dengan Polisi

 

ADAPUN 12 SYARAT MENJADI PELSUS :

 

1. Anggota sidi jemaat yang berumur sekurang-kurangnya 25 tahun, dan setinggi-tingginya 65 tahun.

 

2. Terdaftar dan tinggal tetap di jemaat dan kolom yang bersangkutan, sekurang-kurangnya 6 bulan secara terus menerus sebelum pemilihan.

 

3. Memiliki keanggotaan ganda (terdaftar didua jemaat), dinyatakan gugur karena menyalahi administrasi dan tidak jujur.

 

4. Sudah dikenal jati diri, keteladanan dan kesetiaannya pada GMIM, tidak mengaktifkan diri dalam kegiatan kelompok bukan GMIM, yang bertentangan dengan pengakuan GMIM dan tidak dibaptis ulang.

 

5. Tidak berperilaku penjudi, pemabuk, baku piara, melakukan perzinahan, LGBT (lesbian, gay biseksual, transgender) dan cerai hidup.

 

6. Tidak sedang dikenakan disiplin gerejawi

 

7. Tidak sedang dalam proses hukum (tidak berstatus terdakwa).

 

8. Tidak bersuamikan/beristrikan bukan anggota GMIM (denominasi lain/agama lain).

 

9. Pindah dari denominasi gereja lain, harus sudah sidi 6 bulan sebelum pelaksanaan pemilihan.

 

10. Memahami dan sanggup melaksanakan tugas sebagai pelayan khusus.

 

11. Berkewajiban mengimplementasikan eldesiologi GMIM sebagai gereja global.

 

12. Tidak berstatus Pendeta atau Guru Agama (termasuk vikaris Pendeta dan vikaris Guru Agama).

 

(Jak)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply