Rencana Pembentukan Kabupaten Minahasa Barat Dimantapkan

Rencana Pembentukan Kabupaten Minahasa Barat Dimantapkan
Suasana rapat BPKMB. (KlikNews)

KlikMANADO – Badan Musyawarah Pembentukan Kabupaten Minahasa Barat (BMPKMB) kembali menggelar rapat untuk mempermantap rencana pembentukan Kabupaten Minahasa Barat, di Kawasan Grand Meridian, Sabtu (12/8/2017).

Menurut Sekretaris BMPKMB Maxi Rarumangkay, rapat tersebut menghasilkan keputusan yang cukup signifikan. “Ada dua keputusan yang dihasilkan dari rapat ini,” ujar Maxi.
Dia mengungkapkan, keputusan pertama adalah diperlukannya daftar dukungan warga dan tokoh masyarakat dalam pembentukan kabupaten ini.
“Untuk keputusan ini, kami akan membentuk tim di setiap desa yang terdiri atas tiga orang, yang akan ditugaskan untuk mengumpulkan KTP. Kami telah memasang target, setiap jaga minimal bisa terkumpul 60 KTP,” ungkap dia.
Selain itu, lanjut dia, BMPKMB berencana akan menemui Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Rencana Daerah Otonomi Baru (DOB) se-Indonesia Sehan Landjar. “Rencananya pertemuan itu akan dilakukan dan disertai dengan penyerahan buku kajian pembentukan Kabupaten Minahasa Barat kepada beliau,” kata dia.
Sementara itu, Ketua Umum BMPKMB Koropit Lasut mengungkapkan, keputusan untuk menemui Landjar diambil agar keinginan membentuk kabupaten baru di Sulawesi Utara mendapat dukungan penuh dari Forkom Rencana DOB se-Indonesia.
“Sehingga aspirasi pembentukan Kabupaten Minahasa Barat bisa turut dibawa oleh Forkom Rencana DOB se-Indonesia. Selain itu, ada harapan agar segala kekurangan terkait pembentukan kabupaten ini bisa diketahui,” kata dia.
Dia pun berharap, rencana pembentukan Kabupaten Minahasa Barat akan mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat yang berada di wilayah Minahasa Barat.
Adapun tokoh pemuda Minahasa Barat Noldy Poluan mengungkapkan keinginan untuk membentuk kabupaten baru ini adalah hal yang wajar. “Alasan pembentukan, saya pikir sudah sangat jelas,” ujar dia.
“Mulai dari sisi luas wilayah, penduduk, sudah jelas cukup memadai untuk dibentuk kabupaten baru. Dari sisi pendapatan daerah juga saya pikir tidak ada masalah,” sambung dia.
Sedangkan Penasehat BMPKMB Johanes Posumah berharap keputusan rapat kali ini bisa jadi langkah maju. “Rapat demi rapat terus dilakukan. Sudah puluhan atau ratusan kali dilakukan. Tinggal tindak lanjutnya yang harus lebih baik lagi,” tandasnya. (Ayi)
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply